Sabtu, 18 Februari 2012
Cara Berfikir Antara Otak Kanan dan Otak Kiri
Tiga belahan otak juga dibagi menjadi menjadi "belahan kanan" dan "belahan kiri". Kini dua belahan ini lebih dikenal dengan sebutan "otak kanan" dan "otak kiri". Eksperimen terhadap dua belahan tersebut telah menunjukkan bahwa masing-masing belahan bertanggung jawab terhadap cara berfikir, dan masing-masing mempunyai spesialisasi dalam kemampuan kemampuan tertentu, walaupun ada beberapa persilangan dan interaksi antara kedua sisi.
Proses berfikir otak kiri bersifat logis, sekuensial, linear, dan rasional. Sisi ini sangat teratur. Walaupun berdasarkan realitas, ia mampu melakukan penafsiran abstrak dan simbolis. cara berfikirnya sesuai untuk tugas tugas teratur ekspresi verbal, menulis, membaca, asosiasi auditorial, menempatkan detail dan fakta, fonetik, serta simbolisme.
Cara berfikir otak kanan bersifat acak, tidak teratur, intuitif, dan holistik. cara berpikirnya sesuai dengan cara cara untuk mengetahui yang bersifat nonverbal, seperti perasaan dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (merasakankehadiran suatu benda atau orang), kesadaran spasial, pengenalan bentuk dan pola, musik, seni, kepekaan warna, kreativitas, dan visualisasi.
Kedua belahan otak penting artinya. Orang yang memanfaatkan kedua belahan otak ini juga cenderung "seimbang" dalam setiap aspek kehidupan mereka. Belajar terasa sangat mudah bagi mereka karena mereka mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam setiap pekerjaan yang sedang dihadapi. karena sebagian besar komunikasi diungkapkan dalam bentuk verbal atau tertulis, yang keduanya merupakan spesialis otak kiri, bidang bidang pendidikan , bisnis dan sainscenderung berat ke otak kiri. sesungguhnya, jika anda termasuk kategori otak kiri dan anda tidak melakukan upaya tertentu memasukkan beberapa aktivitas otak kanan dalam hidup anda, ketidak seimbangan yang dihasilkannya dapat mengakibatkan stressdan juga kesehatan mental dan fisik yang buruk.
Untuk menyeimbangkan kecenderungan masyarakat terhadap otak kiri, perlu dimasukkan musik dan estetika dalam pengalaman belajar, dan memberikan umpan balik positif, yang membuat otak anda lebih efektif. Emosi yang positif mendorong ke arah kekuatan otak, yang mengarah pada keberhasilan, yang mengarah kepaa kehormatan diri yang lebih tinggi, yang mengarah kepada emosi yang positif-siklus aktif yang mengangkat anda lebih tinggi dan lebiih tinggi lagi :D.. (Pernahkan kamu memperhatikan orang-orang yang berhasil tampak mepunyai penghargaan yang tinggi terhadap seni?)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar